8 Pertanyaan penting dalam analisa bisnis

Tidak perduli project apa yang akan Anda kerjakan. Tidak penting industri apakah yang akan Anda nilai. Yang perlu Anda ketahui apakah yang akan Anda kerjakan. Anda harus untuk pertanyaan. Anda harus mendapati apakah yang diharapkan client. Diberikan ialah daftar pertanyaan jelas yang penting dipahami jawaban tiap analis usaha yang bagus saat mengawali satu project.


1. Permasalahan apakah yang ingin anda tuntaskan dengan meningkatkan project ini ?

Harus jelas kenapa Anda bertanya pertanyaan itu. Bila Anda tidak pahami apa permasalahannya karena itu Anda tidak bisa menolong untuk mengakhirinya. , saat membaca program project, kemungkinan tidak jelas apakah yang sebetulnya diharapkan client. Lingkup kemungkinan cuma memberitahu Anda apakah yang mereka ingin melihat berlangsung. Dapat serta seringkali tidak konsentrasi pada apa permasalahan sebetulnya.


2. Apakah usaha ini untuk memudahkan atau mengakhiri permasalahan?

Apakah yang sudah dicoba di masa lampau? Anda harus pahami apakah yang dilaksanakan client untuk pahami apa yang perlu dilaksanakan. Anda tidak mau meningkatkan rangkuman gagasan project cuman untuk minta seorang memberitahu Anda jika itu sudah dicoba. Dengarkan konsumen setia. Cari info apakah yang sudah mereka kerjakan. Pertanyakan waktu Anda dengarkan. Bersiap-siaplah untuk berganti pemikiran. Dengarkan apakah yang gagal.


3. Sumber daya apakah yang akan dipakai project ini? Sumber daya luar apakah yang dibutuhkan?

Anda harus tentukan darimanakah pertolongan serta pemain team Anda berasal. Anda kemungkinan dekat dengan beberapa Tehnologi info, tapi bila client ingin lakukan outsourcing, itu ialah permainan yang lain. Anda kemungkinan harus membuat daftar hubungan external. Tetapkan kemampuan serta kekurangan perusahaan. Ini dapat benar-benar memberikan keuntungan.


4. Sudahkah Anda tentukan visi untuk project itu?

Analis usaha akan memperbandingkan ruangan cakupan ini yang akan ia bangun untuk pastikan persistensi serta pandangan yang paralel. Dalam kata lain, tekankan Anda ada di jalan yang serupa. Ini kadang bertambah gampang disampaikan dibanding dilaksanakan. Komunikasi ialah kunci keberhasilan dengan pertanyaan ini.


5. Efek apakah yang Anda prediksikan serta apa Anda siap ambilnya?

Seorang client konvensional kemungkinan tidak condong ambil efek besar. Membuat bertambah detil bisa menolong waktu membuat program project. Anda kemungkinan dapat menangani sejumlah ketakutan atau kebimbangan mereka dengan menerangkan unsur efeknya lebih lengkap.


6. Apa Anda ada di bawah batas waktu?

Harus ada rangka waktu yang diputuskan untuk hasilnya. Satu arah bisa diraih untuk project apa saja bila waktu bukan unsur. Umumnya client mempunyai masalah waktu yang memengaruhi tiap jalan usaha. Anda tentu ingin mengenali apapun ini serta merencanakannya dengan pas.


7. Berapakah prediksi ongkos program?

Seorang analis usaha yang agresif kemungkinan tetap akan jelas serta jujur dengan menjelaskan pertanyaan semacam ini. Apa bujet yang diprediksikan serta bisakah itu menyelimpang? Ada saatnya beberapa langkah spesifik harus diambil yang bisa mengakibatkan project melewati bujet. Gagasan aksi yang lain kemungkinan tak perlu dikerjakan sebab manajemen tidak seutuhnya mengetahui asset spesifik yang ada. Yang paling baik ialah mengenali dengan pas apakah yang berlangsung dalam project ini supaya program project sukses.


8. Siapa pemakai akhir? Suport apakah yang akan mereka punya?

Anda perlu mengenali ini supaya program bisa penuhi maksudnya. Data marketing harus juga disatukan untuk masukkan apakah yang diharap oleh pemakai akhir. Maksudnya untuk capai arah dengan kenikmatan tiap orang. Seorang analis usaha tidak bisa lakukan ini tiada bicara serta dengarkan orang-orang yang terjebak.

LihatTutupKomentar